Oleh:
Rachmad Satriotomo (2007)
Mahasiswa FEUI
Permasalahan pengangguran di Indonesia sangat kompleks dan bisa ditinjau dari berbagai sudut pandang. Dalam esai ini penulis mencoba untuk menyampaikan sebuah pandangan tentang pengangguran dari sudut pandang tata kelola salah satu produk pertanian di negeri ini, yaitu beras. Selama ini kebijakan pemerintah mendistorsi pasar berupa pangan murah sedikit banyak telah memengaruhi struktur ekonomi Indonesia, begitu juga dengan struktur tenaga kerjanya.
Kebijakan pangan murah yang mengubah insentif antar sektor (industri dan pertanian) telah mengakibatkan berubahnya preferensi dan perilaku tenaga kerja di Indonesia. Juga perilaku migrasi mereka karena dikotomi pertanian-industri sangat dekat dengan dikotomi desa-kota. Dengan analisis teoretis dan kualitatif penulis mencoba untuk menyampaikan bagaimana kebijakan pangan murah dapat berakibat baik ataupun buruk bagi perekonomian Indonesia ditinjau dari sisi ketenagakerjaan.
