Oleh:
Rachmad Satriotomo (2010)
Asisten Peneliti Institute for Sustainable Reform (INSURE), Jakarta
Kawasan Timur Indonesia (KTI) masih menyimpan potensi besar yang menunggu sentuhan investasi baik dari Kawasan Barat Indonesia (KBI) maupun dari luar negeri. Namun perlu dicermati apa saja jenis investasi yang potensial dikembangkan di kawasan tersebut. Secara umum jenis investasi dapat dibagi berdasarkan sektor yaitu, sektor primer yang berisi pertanian, pertambangan, peternakan, perikanan dan kehutanan, sektor sekunder yaitu industri manufaktur, dan sektor tersier yaitu industri jasa. Berikut penjelasan potensi investasi di KTI berdasarkan sektor dengan menggunakan pendekatan sumber daya alam, populasi, dan infrastruktur sebagai pengukur feasibilitasnya.

