Oleh:
Rachmad Satriotomo (2010)
Asisten Peneliti Institute for Sustainable Reform (INSURE), Jakarta
Indonesia diramalkan akan segera masuk ke dalam portofolio investor-investor global menyusul baiknya kinerja perekonomian Indonesia dan kesuksesan Indonesia melalui krisis keuangan tahun 2008. Selama beberapa tahun belakangan investor global gencar berinvestasi di China dan India yang menjadi lokomotif pertumbuhan dunia, namun saat ini tingkat investasi di China dan India dinilai sudah jenuh dan kedua negara itu sudah kelebihan beban. Sementara itu Indonesia mulai tampil sebagai negara yang tetap mampu bertumbuh di tengah krisis, dan dengan jumlah penduduk yang melimpah tentu menjadi pasar yang memiliki daya tarik tersendiri bagi investor untuk berusaha di Indonesia. Tahun 2010 ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan berada di kisaran 5,5 persen, atau tertinggi ketiga di dunia setelah India (8 persen) dan China (7,7 persen). Meminjam istilah George Soros, Indonesia saat ini sudah masuk ke dalam radar investor-investor global.

